KENDARI – Perkembangan positif kembali diraih oleh Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Teknik. Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) pada Jumat, 11 April 2026, secara resmi mengumumkan bahwa Fakultas Teknik telah meraih status akreditasi Unggul dengan skor 360 dari skala 400. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh stakeholder kampus selama tiga tahun terakhir dalam upaya peningkatan mutu dan standar pendidikan akademik.
Berdiri di Jalan Sultan Qaimuddin, Kelurahan Kendari Baru, Universitas Muhammadiyah Kendari telah memposisikan dirinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara. Keberhasilan Fakultas Teknik dalam meraih akreditasi tertinggi ini menandai babak baru dalam perjalanan institusi yang didirikan pada tahun 2001 untuk terus meningkatkan kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia berkualitas di kawasan timur Indonesia.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh LAM. Akreditasi Unggul ini adalah hasil dari dedikasi dan kerja sama seluruh civitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga pimpinan universitas. Kami memahami bahwa akreditasi bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Dr. Ir. Hamid Sulaeman, M.Sc., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, saat dihubungi pada Senin, 13 April 2026.
Pencapaian ini tidak datang dengan mudah. Berdasarkan informasi dari bagian Penjamin Mutu Universitas Muhammadiyah Kendari, perjalanan menuju akreditasi Unggul dimulai sejak tahun 2023 ketika Fakultas Teknik masih mengantongi status akreditasi B. Tim evaluasi internal melakukan audit menyeluruh terhadap semua aspek akademik dan administratif, mulai dari kurikulum, kompetensi dosen, sarana dan prasarana, hingga relevansi program studi dengan kebutuhan industri.
“Pada 2023, kami memiliki enam program studi di Fakultas Teknik: Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Informatika, dan Teknik Kimia. Semua program studi tersebut kemudian kami evaluasi secara mendalam,” jelaskan Ir. Siti Nurhaliza, M.Eng., Kepala Bagian Penjamin Mutu Universitas Muhammadiyah Kendari. “Kami mengidentifikasi gap atau celah dalam berbagai aspek, baik dari sisi input, proses, maupun output pendidikan.”
Beberapa inisiatif strategis kemudian diluncurkan untuk menjembatani celah tersebut. Pertama, Universitas Muhammadiyah Kendari melakukan rekrutmen dosen bersertifikasi dan mengirim dosen-dosen yang ada untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor melalui program beasiswa. Hingga April 2026, Fakultas Teknik berhasil menambah 15 dosen bergelar doktor, meningkatkan rasio dosen bersertifikasi dari 35 persen menjadi 62 persen.
Kedua, renovasi dan penambahan fasilitas laboratorium menjadi fokus utama. Investasi sebesar 4,8 miliar rupiah dialokasikan untuk membangun delapan laboratorium baru dan merevitalisasi lima laboratorium yang sudah ada. Laboratorium Teknik Sipil, Laboratorium Mesin-Mesin Termal, Laboratorium Embedded System, dan Laboratorium Uji Material adalah beberapa di antaranya yang kini dilengkapi dengan peralatan standar internasional.
“Kami tidak hanya ingin memiliki laboratorium yang bagus dari segi fisik, tapi juga fungsional dan relevan dengan industri. Setiap laboratorium dirancang dengan melibatkan praktisi dari industri untuk memastikan bahwa peralatan dan metode pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” tambah Dr. Hamid Sulaeman.
Ketiga, Universitas Muhammadiyah Kendari memperkuat link dan match dengan industri. Program magang mahasiswa dikembangkan dengan lebih terstruktur melalui kerjasama dengan lebih dari 50 perusahaan di Sulawesi Tenggara dan Java. Kurikulum setiap program studi juga direvisi untuk mengintegrasikan kompetensi yang dibutuhkan industri, termasuk kompetensi digital dan soft skill.
“Saya sendiri melakukan survei ke berbagai perusahaan konstruksi, pertambangan, dan energi di Kendari dan sekitarnya. Feedback dari praktisi industri sangat berharga untuk kami dalam memperbarui kurikulum dan metode pembelajaran,” ujar Dr. Ir. Bambang Setiyo Widono, Kaprodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Kendari.
Keempat, institusi ini juga meningkatkan budaya penelitian dan publikasi ilmiah. Dana riset disisihkan khusus untuk mendorong dosen melakukan penelitian yang relevan dengan konteks lokal dan nasional. Hasilnya, pada tahun akademik 2025-2026 ini, Fakultas Teknik telah menghasilkan 47 publikasi di jurnal nasional terakreditasi dan 12 publikasi di jurnal internasional. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2022 yang hanya mencatat 8 publikasi nasional dan 2 publikasi internasional.
“Penelitian adalah jantung dari universitas. Melalui penelitian, dosen tidak hanya mengembangkan wawasan tetapi juga memberikan kontribusi nyata untuk memecahkan masalah-masalah lokal. Kami juga memfasilitasi mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian sehingga mereka belajar tentang scientific inquiry sejak dini,” papar Dr. Hamid Sulaeman.
Kelima, sistem penjaminan mutu distrukturisasi dengan lebih baik. Universitas Muhammadiyah Kendari menerapkan framework Plan-Do-Check-Act (PDCA) untuk semua aspek operasional akademik. Rapat evaluasi pembelajaran dilakukan setiap semester, dan feedback dari mahasiswa, alumni, dan stakeholder lainnya dikumpulkan secara sistematis melalui berbagai mekanisme survei.
Dampak nyata dari upaya-upaya tersebut terlihat dari peningkatan indeks kepuasan mahasiswa, yang naik dari 7,2 menjadi 8,6 dari skala 10. Tingkat kelulusan tepat waktu juga meningkat dari 72 persen menjadi 89 persen. Lebih penting lagi, tingkat terserap kerja lulusan Fakultas Teknik mencapai 94 persen dalam waktu enam bulan setelah lulus, dengan mayoritas bekerja sesuai dengan bidang studi masing-masing.
“Data menunjukkan bahwa lulusan kami sangat diminati oleh industri. Banyak perusahaan yang secara proaktif merekrut lulusan Fakultas Teknik kami karena mereka sudah membuktikan kompetensi mereka selama magang dan praktik lapangan,” ujar Ir. Andi Pratama, S.T., M.T., Kepala Bagian Hubungan Alumni dan Karir Universitas Muhammadiyah Kendari.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Amin Kadir, S.E., M.M., menyambut pencapaian ini dengan antusias. Dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi pada Minggu, 12 April 2026, Rektor Amin Kadir menekankan bahwa pencapaian Fakultas Teknik adalah bagian dari visi universal untuk membuat seluruh fakultas mencapai akreditasi Unggul dalam lima tahun ke depan.
“Keberhasilan Fakultas Teknik meraih akreditasi Unggul akan menjadi inspirasi dan pembelajaran bagi fakultas-fakultas lainnya. Kami telah membuktikan bahwa komitmen terhadap mutu, dedikasi tim, dan alokasi sumber daya yang tepat akan membawa hasil yang nyata. Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pendidikan tinggi di kawasan Sulawesi Tenggara,” demikian pernyataan Prof. Dr. H. Amin Kadir.
Pencapaian akreditasi Unggul ini juga membuka peluang baru bagi Universitas Muhammadiyah Kendari. Dengan status akreditasi tertinggi, institusi ini menjadi lebih kompetitif dalam menarik mahasiswa berkualitas, baik dari Sulawesi Tenggara maupun dari daerah lain di Indonesia. Kredibilitas ini juga meningkatkan posisi universitas dalam berbagai ranking pendidikan nasional dan regional.
Selain itu, status akreditasi Unggul membuka akses untuk lebih mudah membangun kerjasama internasional dengan universitas-universitas di luar negeri. Beberapa universitas di Malaysia dan Singapura telah mengajukan minat untuk menjalin kerjasama double degree dan student exchange program dengan Universitas Muhammadiyah Kendari.
Namun, Dr. Hamid Sulaeman menekankan bahwa pencapaian ini harus diikuti dengan manajemen risiko yang baik. “Akreditasi Unggul membawa ekspektasi yang tinggi. Kami harus memastikan bahwa semua standar yang telah kami tetapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan. Jika tidak, kami bisa kehilangan status ini dalam empat tahun ke depan ketika akreditasi harus diperbarui,” katanya dengan serius.
Untuk menjaga dan meningkatkan status akreditasi, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menyusun roadmap pengembangan hingga tahun 2030. Beberapa target strategis termasuk penambahan dosen doktor hingga 80 persen dari total dosen, peningkatan publikasi ilmiah internasional menjadi minimal 50 publikasi per tahun, pembangunan smart campus dengan teknologi informasi terkini, dan penguatan internasionalisasi melalui program pertukaran dosen dan mahasiswa.
“Kami juga berencana membuka program studi baru yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, seperti Teknik Data Science dan Teknik Energi Terbarukan. Program-program ini akan dirancang dengan standar internasional dari awal,” tambahnya.
Kepala UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Kendari, Dra. Nurhayati, M.Inf., juga melaporkan upaya mereka untuk mendukung pencapaian ini. “Kami telah menambah koleksi jurnal elektronik internasional, meningkatkan jam layanan perpustakaan, dan mengembangkan layanan referensi untuk mendukung penelitian dosen dan mahasiswa. Akses terhadap sumber daya ilmiah yang berkualitas sangat krusial dalam menjaga akreditasi,” jelasnya.
Dari perspektif mahasiswa, prestasi ini juga memberikan dampak positif. Salah seorang mahasiswa Teknik Informatika, Badrul Hasan, 20 tahun, mengungkapkan bahwa status akreditasi Unggul membuat dirinya lebih percaya diri dalam menjalani studi dan memasuki dunia kerja. “Saya tahu bahwa gelar saya dari Universitas Muhammadiyah Kendari sekarang menjadi lebih dihargai di industri. Itu memotivasi saya untuk belajar lebih keras dan meraih prestasi lebih tinggi,” katanya.
Organisasi Mahasiswa Fakultas Teknik juga merencanakan penyelenggaraan berbagai kegiatan akademik dan non-akademik untuk merayakan pencapaian ini. Mereka akan mengadakan seminar series tentang tren teknologi terkini dan kompetisi inovasi mahasiswa yang melibatkan seluruh program studi.
Pencapaian Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meraih akreditasi Unggul untuk Fakultas Teknik pada April 2026 ini merupakan momentum penting dalam perjalanan institusi menuju status universitas berkelas dunia. Dengan fondasi yang kuat, komitmen terhadap kualitas, dan dukungan penuh dari berbagai stakeholder, universitas ini memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi dan sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di kawasan Sulawesi Tenggara.
Perjalanan menuju keunggulan pendidikan memang memerlukan waktu, usaha, dan dedikasi. Namun, seperti yang telah dibuktikan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari, ketika semua elemen bergerak bersama dengan tujuan yang jelas, maka pencapaian luar biasa pun menjadi mungkin untuk diraih.
—
Word Count: 1.847 kata