Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Teknik, mencatatkan pencapaian membanggakan dalam ajang Festival Olahraga dan Seni Budaya tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan pada 31 Maret 2026. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen institusi pendidikan dalam mengembangkan potensi mahasiswa tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter dan kreativitas melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Ajang festival yang berlangsung selama tiga hari di Kompleks Olahraga Baruga Kendari menghadirkan partisipasi dari berbagai universitas dan institusi pendidikan tinggi se-Sulawesi Tenggara. Unismuh Kendari mengirimkan delegasi sebanyak 127 peserta dari berbagai cabang olahraga dan seni budaya, dengan mayoritas berasal dari Fakultas Teknik yang menampilkan 68 atlet dan seniman.
Prestasi signifikan diraih oleh Fakultas Teknik Unismuh Kendari dalam berbagai kategori lomba. Dalam cabang olahraga, tim sepak bola mahasiswa berhasil meraih medali perak, sedangkan dalam pertandingan bola voli putri, tim Unismuh Kendari berhasil masuk semifinal. Tidak hanya itu, dalam kategori atletik, tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil berhasil meraih medali emas dalam nomor lari 800 meter, lompat jauh, dan tolak peluru putri.
Dalam bidang seni budaya, pencapaian yang lebih membanggakan terukir dari partisipasi mahasiswa Fakultas Teknik. Tim tari tradisional Sulawesi Tenggara dari Unismuh Kendari berhasil memenangkan kategori tari kelompok dengan skor sempurna 95 dari 100 poin. Selain itu, dalam kategori seni musik tradisional, mahasiswa dari berbagai program studi teknik berhasil meraih penghargaan “Pertunjukan Musik Terbaik” dengan menampilkan paduan suara yang menggabungkan melodi tradisional dan modern.
“Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Fakultas Teknik kami tidak hanya menguasai teori dan praktik di bidang teknik, tetapi juga memiliki jiwa seni dan olahraga yang tinggi. Prestasi ini merupakan hasil dari dedikasi dan kerja keras seluruh tim, baik dari pihak mahasiswa, dosen pembimbing, maupun pengelola kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Dr. Ir. Ahmad Ridho Mansyur, M.T., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, pada saat pengumuman hasil festival pada Jumat, 31 Maret 2026, di Aula Fakultas Teknik.
Dekan Ridho menekankan bahwa pengembangan holistik mahasiswa menjadi fokus utama Fakultas Teknik. “Kami percaya bahwa lulusan teknik yang berkualitas bukan hanya mereka yang pandai menghitung dan merancang, tetapi juga memiliki soft skills yang kuat, termasuk kemampuan berkomunikasi, berkreativitas, dan bekerja dalam tim yang solid. Kegiatan olahraga dan seni budaya adalah sarana efektif untuk mengembangkan aspek-aspek tersebut,” tambahnya.
Salah satu peserta yang meraih medali emas, Siti Nurhaliza, mahasiswa semester lima Program Studi Teknik Sipil, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Saya sangat senang bisa mewakili Fakultas Teknik dan Unismuh Kendari dalam kompetisi tingkat provinsi ini. Persiapan sejak awal tahun akademik sungguh-sungguh, dan dukungan dari dosen pembimbing olahraga serta teman-teman sekelas membuat saya bisa memberikan yang terbaik. Saya berharap prestasi ini bisa memotivasi mahasiswa lain untuk juga mencoba mengembangkan bakat mereka,” kata Siti sambil menunjukkan medali emas yang bergantung di lehernya.
Koordinator Kegiatan Olahraga Fakultas Teknik, Drs. Hendra Wijaya, M.Pd., menjelaskan bahwa persiapan untuk festival ini telah dimulai sejak bulan Januari 2026. “Kami mengadakan seleksi terbuka untuk semua mahasiswa Fakultas Teknik, tanpa memandang latar belakang dan pengalaman mereka. Dari ratusan peserta yang daftar, kami memilih 127 orang terbaik untuk disiapkan melalui latihan terstruktur dan bimbingan intensif dari pelatih profesional,” jelas Hendra.
Dalam persiapan tersebut, Fakultas Teknik juga menjalin kerjasama dengan klub-klub olahraga dan komunitas seni budaya di Kendari. Kerja sama ini memungkinkan mahasiswa mendapatkan bimbingan dari praktisi berpengalaman, sehingga meningkatkan kualitas persiapan mereka. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, baik dari internal kampus maupun eksternal, yang telah berkontribusi dalam kesuksesan festival ini,” kata Hendra lebih lanjut.
Prestasi mahasiswa Fakultas Teknik tidak terbatas pada kompetisi olahraga semata. Dalam kategori seni budaya, tim seni tari tradisional yang dipimpin oleh Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Yusup Aditya Pratama, menampilkan kreativitas yang memukau. “Kami menggabungkan gerakan tradisional tari Poco-Poco dengan sentuhan modern yang tetap menghormati nilai-nilai budaya lokal. Konsep ini kami kembangkan selama dua bulan melalui diskusi dengan seniman lokal dan dosen seni budaya,” ungkap Yusup.
Kepala Bagian Pengembangan Mahasiswa Unismuh Kendari, Dr. Siti Zainab, M.S., mengapresiasi pencapaian Fakultas Teknik dan melihatnya sebagai bagian dari visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter dan berkompeten. “Festival ini adalah momentum yang sangat baik untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa kampus kami tidak hanya fokus pada pengajaran akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kreativitas mahasiswa. Prestasi yang diraih oleh Fakultas Teknik menginspirasi seluruh fakultas lain untuk terus meningkatkan kualitas pengembangan mahasiswa mereka,” kata Dr. Siti dalam wawancara tertulisnya.
Dampak dari kesuksesan festival ini sudah mulai terasa di lingkungan kampus. Bermunculan mahasiswa-mahasiswa baru yang tertarik untuk bergabung dengan berbagai klub olahraga dan seni budaya di Fakultas Teknik. Kepala Pusat Data Mahasiswa Unismuh Kendari mencatat peningkatan pendaftaran peserta dalam kegiatan ekstrakurikuler mencapai 40 persen dibandingkan semester sebelumnya. “Ini menunjukkan bahwa pencapaian dalam festival provinsi benar-benar menginspirasi mahasiswa lain untuk ikut mengembangkan potensi diri mereka,” ucap pejabat tersebut.
Rencana ke depan untuk Fakultas Teknik Unismuh Kendari adalah terus meningkatkan kualitas pengembangan mahasiswa dalam bidang olahraga dan seni budaya. “Kami akan lebih meningkatkan alokasi dana untuk pembiayaan latihan dan pelatih profesional. Selain itu, kami juga akan memperluas kerjasama dengan institusi olahraga dan seni budaya di tingkat nasional, sehingga mahasiswa kami bisa belajar dari praktisi terbaik,” jelas Dekan Ridho.
Tidak hanya untuk kompetisi antar kampus, pengembangan olahraga dan seni budaya juga diharapkan dapat menjadi bagian integral dari pembelajaran teknik itu sendui. “Ada nilai-nilai engineering dalam setiap olahraga dan seni budaya, seperti presisi, inovasi, dan pemecahan masalah. Kami ingin mahasiswa kami bisa melihat hubungan tersebut dan mengaplikasikannya dalam studi teknik mereka,” tambah Dekan Ridho.
Kepala Laboratorium CAD dan Desain Teknik Sipil, Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Eng., menambahkan perspektif akademik terhadap pencapaian mahasiswa dalam festival. “Saya melihat bahwa mahasiswa yang aktif dalam kegiatan olahraga dan seni budaya cenderung memiliki kreativitas yang lebih tinggi dalam mengerjakan proyek-proyek teknik mereka. Mereka lebih berani mengambil risiko, lebih inovatif dalam mencari solusi, dan lebih baik dalam presentasi hasil karya mereka,” kata Prof. Bambang.
Penghargaan yang diraih Fakultas Teknik Unismuh Kendari dalam festival provinsi ini bukan sekadar trofi dan medali, tetapi merupakan pengakuan atas komitmen institusi dalam mengembangkan mahasiswa sebagai insan yang utuh. Dengan terus memberikan dukungan dan fasilitas yang memadai, Universitas Muhammadiyah Kendari yakin dapat terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya ahli di bidang teknik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat dan kemampuan seni budaya yang baik.
Perayaan kesuksesan ini juga menjadi momentum bagi Unismuh Kendari untuk merefleksikan peran pentingnya sebagai institusi pendidikan yang bertanggung jawab tidak hanya dalam transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh. Prestasi mahasiswa Fakultas Teknik dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara 2026 ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik.
[Akhir Artikel]