KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membanggakan masyarakat Sulawesi Tenggara dengan meraih prestasi gemilang di tingkat nasional. Kali ini, mahasiswa dari Fakultas Teknik berhasil memenangkan Kompetisi Inovasi Teknologi Berkelanjutan 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti), serta didukung penuh oleh Indonesian Engineering Association (IEA).
Pencapaian luar biasa ini diraih oleh tim mahasiswa Unismuh Kendari yang terdiri dari tiga orang: Fadhlan Rizky Maulana (mahasiswa Teknik Elektro semester 7), Siti Nurhaliza (mahasiswa Teknik Mesin semester 6), dan Bayu Pratama Kusuma (mahasiswa Teknik Sipil semester 7). Mereka berhasil mengalahkan 156 tim peserta dari berbagai universitas ternama di Indonesia dengan inovasi produk bernama “EcoFlow Water Purification System” — sebuah sistem penjernihan air berbasis energi terbarukan yang dirancang khusus untuk daerah terpencil.
Kompetisi bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, tepatnya dari 12 hingga 14 April 2026, di Jakarta Convention Center, Senayan. Peserta diminta untuk mempresentasikan inovasi teknologi mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari para ahli, akademisi terkemuka, dan praktisi industri dari berbagai sektor. Pencapaian tim dari Kendari ini menjadi bukti nyata bahwa potensi besar ada di setiap daerah, termasuk di kawasan timur Indonesia.
### Inovasi yang Mengubah Paradigma Pengelolaan Air Bersih
Produk inovasi yang dikembangkan tim Unismuh Kendari ini lahir dari observasi mendalam terhadap permasalahan sosial yang sering dihadapi masyarakat Indonesia. Air bersih masih menjadi persoalan krusial di banyak daerah terpencal dan pedesaan. Keterbatasan infrastruktur, tingginya biaya operasional sistem penjernihan konvensional, dan tergantungnya daerah tersebut pada pasokan energi dari pusat menjadi hambatan utama.
“Kami memulai penelitian ini dengan mengunjungi beberapa desa di sekitar Kendari dan Bombana untuk memahami permasalahan air bersih secara langsung. Dari sana, kami mendapat inspirasi untuk menciptakan solusi yang tidak hanya efektif tetapi juga berkelanjutan dan terjangkau,” jelas Fadhlan Rizky Maulana dalam wawancara eksklusif di ruang Dekanat Fakultas Teknik Unismuh Kendari, Rabu (17/4/2026).
EcoFlow Water Purification System menggabungkan teknologi filtrasi multi-stage dengan panel surya berkualitas tinggi. Sistem ini dapat menampung hingga 500 liter air dan mampu memproses 100 liter air bersih per harinya — kapasitas yang cukup ideal untuk komunitas kecil atau keluarga besar. Yang paling inovatif adalah kemampuan sistem ini untuk beroperasi secara mandiri tanpa tergantung pada aliran listrik dari sumber konvensional.
Prototipe produk ini telah diuji coba di dua lokasi pilihan: Desa Wawaira, Kecamatan Abeli, Kendari, dan Desa Puunduka, Kabupaten Bombana. Hasil uji coba menunjukkan tingkat efektivitas penjernihan mencapai 98,7 persen, dengan mampu mengurangi kandungan bakteri E. coli, kekeruhan air, dan logam berat hingga batas aman yang ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah.
Siti Nurhaliza menambahkan bahwa desain sistem dibuat semaksimal mungkin mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan. “Semua material yang kami gunakan adalah material ramah lingkungan. Panel surya yang kami gunakan dapat didaur ulang, dan sistem filtrasi menggunakan bahan organik yang dapat terkompos. Kami juga merancang kemasan produk dari bahan daur ulang. Dengan begini, kami berkomitmen tidak hanya menyelesaikan masalah air bersih, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan,” ujar mahasiswa Teknik Mesin ini.
### Perjalanan Menuju Podium Tertinggi
Prestasi ini bukanlah keberuntungan semata, melainkan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan bimbingan intensif dari para dosen pembimbing. Tim ini telah menghabiskan waktu lebih dari delapan bulan untuk riset, pengembangan, dan pengujian produk mereka.
Bayu Pratama Kusuma mengungkapkan bahwa proses persiapan kompetisi sangat menantang. “Kami harus memastikan setiap detail sempurna, dari aspek teknis hingga presentasi. Berkat dukungan dari dosen pembimbing kami, Dr. Ir. Sukma Wijaya, M.T., dan Ir. Rini Setyawati, M.Eng., kami bisa menyempurnakan setiap elemen inovasi kami. Mereka tidak hanya membimbing secara akademis, tetapi juga memberikan motivasi psikologis yang sangat berarti,” kata Bayu dengan nada penuh apresiasi.
Dosen pembimbing, Dr. Ir. Sukma Wijaya, M.T., yang merupakan Kepala Program Studi Teknik Elektro Unismuh Kendari, juga ikut hadir dalam wawancara ini. Beliau menegaskan bahwa prestasi mahasiswa ini adalah refleksi dari komitmen Fakultas Teknik dalam mengembangkan ekosistem inovasi yang sehat di kampus.
“Sejak awal, kami melihat potensi besar dari ketiga mahasiswa ini. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, kerja sama tim yang solid, dan yang paling penting adalah visi mereka yang jelas untuk menciptakan dampak sosial positif melalui teknologi. Kami hanya memberikan arahan dan fasilitasi, sedangkan kepercayaan diri dan dedikasi mereka yang membawa inovasi ini hingga ke tingkat nasional,” tutur Dr. Sukma Wijaya.
### Pengakuan dan Hadiah yang Diterima
Pencapaian tim mahasiswa Unismuh Kendari ini mendapat pengakuan penuh dari penyelenggara kompetisi. Mereka tidak hanya meraih gelar juara, tetapi juga menerima berbagai penghargaan dan hadiah menarik senilai total 200 juta rupiah, yang terdiri dari uang tunai, perangkat pendukung penelitian, dan akses ke ekosistem bisnis startup yang didukung oleh beberapa investor terkemuka di Indonesia.
Selain itu, hasil inovasi ini juga mendapat perhatian dari berbagai media massa nasional dan bahkan pihak-pihak yang tertarik untuk mengkomersialkan produk. Beberapa perusahaan teknologi dan NGO yang bergerak di bidang penyediaan air bersih sudah menunjukkan minat untuk berkolaborasi dengan tim mahasiswa ini dalam pengembangan lebih lanjut dan distribusi produk ke berbagai daerah.
### Dukungan Penuh dari Pimpinan Universitas
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Sutrisno, M.M., mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini. Dalam pertemuan dengan media massa, beliau menekankan bahwa prestasi ini sejalan dengan visi dan misi universitas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur dan komitmen terhadap pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Prestasi mahasiswa kami di kompetisi nasional ini membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya bergantung pada fasilitas fisik, tetapi lebih pada mindset, nilai-nilai, dan dedikasi institusi serta civitas akademikanya. Kami terus mendorong mahasiswa kami untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta dan inovator. Dengan pencapaian ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan program-program pengembangan inovasi dan entrepreneurship di Unismuh Kendari,” jelas Prof. Sutrisno dengan penuh keyakinan.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Ahmad Prasetyo, S.T., M.T., juga mengutarakan rencana konkret untuk memaksimalkan momentum positif ini. “Kami akan membentuk Innovation and Research Center khusus di Fakultas Teknik yang akan menjadi inkubator bagi mahasiswa yang memiliki ide-ide inovatif. Selain itu, kami juga akan meningkatkan alokasi anggaran untuk mendukung penelitian dan pengembangan produk inovatif mahasiswa kami. Prestasi ini adalah awal dari banyak pencapaian yang akan datang,” ujar Dr. Ahmad Prasetyo.
### Dampak Positif dan Harapan ke Depan
Prestasi tim mahasiswa ini diharapkan akan membawa dampak positif yang meluas, baik untuk institusi maupun masyarakat luas. Dalam jangka pendek, kemenangan ini akan meningkatkan reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari dan Fakultas Teknik di tingkat nasional. Hal ini juga akan menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk turut mengembangkan inovasi mereka sendiri.
Dalam jangka panjang, inovasi EcoFlow Water Purification System diharapkan dapat diadopsi oleh berbagai daerah yang masih kesulitan mengakses air bersih. Sistem ini telah menunjukkan kelayakan teknis dan ekonomis yang menjanjikan. Dengan pendampingan yang tepat dan dukungan dari berbagai stakeholder, produk ini berpotensi untuk scale-up dan komersialnya secara lebih luas.
Fadhlan, Siti, dan Bayu juga telah mengungkapkan niat mereka untuk melanjutkan pengembangan produk ini melalui skema akademik maupun komersial. Mereka sedang mempertimbangkan untuk mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas inovasi mereka, serta merencanakan studi kelanjutan di level Master untuk memperdalam pengetahuan mereka di bidang teknologi berkelanjutan.
### Pesan Inspiratif untuk Generasi Muda
Dalam kesempatan ini, ketiga mahasiswa pemenang juga menyampaikan pesan inspiratif kepada generasi muda dan mahasiswa lain yang mungkin memiliki ide-ide brilian tetapi belum berani mengambil langkah.
“Jangan pernah meremehkan ide Anda, seberapa sederhana pun itu. Jika ide Anda lahir dari pengamatan mendalam terhadap masalah nyata dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh, ide tersebut bisa mengubah banyak hal. Kami berawal dari kegelisahan sosial yang kami lihat di sekitar kami, dan kini hasilnya bisa bermanfaat untuk ratusan orang. Itu adalah kepuasan yang tidak bisa dibeli dengan uang,” kata Siti Nurhaliza dengan matanya yang bercahaya.
Bayu Pratama menambahkan, “Dukungan institusi, dosen, dan teman-teman adalah kunci kesuksesan kami. Jangan ragu untuk meminta bimbingan, bekerja sama dengan orang yang kompeten, dan terus belajar dari kesalahan. Kesuksesan adalah hasil dari kombinasi antara kerja keras, ketekunan, dan doa.”
### Penutup
Pencapaian tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Berkelanjutan 2026 adalah bukti nyata bahwa potensi manusia tidak dibatasi oleh letak geografis atau status ekonomi. Dengan akses yang tepat terhadap pendidikan berkualitas, bimbingan dari mentor yang berpengalaman, dan ekosistem institusi yang mendukung inovasi, siapa pun bisa mencapai prestasi luar biasa.
Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dan institusi pendidikan di seluruh Indonesia untuk terus menciptakan inovasi yang tidak hanya mencari profit, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Selamat kepada Fadhlan Rizky Maulana, Siti Nurhaliza, dan Bayu Pratama Kusuma atas prestasi gemilang ini. Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Indonesia bangga atas dedikasi dan karya keras kalian.
—
SUMBER INFORMASI:
– Wawancara dengan tim pemenang (Fadhlan Rizky Maulana, Siti Nurhaliza, Bayu Pratama Kusuma)
– Wawancara dengan Dr. Ir. Sukma Wijaya, M.T. (Dosen Pembimbing dan Kepala Program Studi Teknik Elektro)
– Pernyataan Prof. Dr. H. Sutrisno, M.M. (Rektor Unismuh Kendari)
– Pernyataan Dr. Ir. Ahmad Prasetyo, S.T., M.T. (Dekan Fakultas Teknik Unismuh Kendari)
—
Jumlah Kata: 1.847 kata