KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) merayakan pencapaian signifikan dengan meresmikan Gedung Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik pada hari Rabu, 9 April 2026. Fasilitas senilai Rp 47 miliar ini merupakan wujud komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan teknik dan infrastruktur pendukung pembelajaran mahasiswa di era digital.
Acara peresmian dihadiri langsung oleh Rektor Unmuh Kendari, Prof. Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., Dekan Fakultas Teknik Dr. Ing. Slamet Priyanto, S.T., M.T., perwakilan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, tokoh industri lokal, serta ratusan mahasiswa teknik yang antusias menyaksikan pembukaan fasilitas baru ini.
Gedung Laboratorium Terpadu yang berlokasi di sisi barat kampus Unmuh Kendari ini mencakup lima laboratorium utama dengan spesifikasi modern. Fasilitas tersebut meliputi Laboratorium Teknik Mesin dengan peralatan Computer Numerical Control (CNC) generasi terbaru, Laboratorium Teknik Elektro dengan simulator sistem tenaga listrik terintegrasi, Laboratorium Teknik Sipil lengkap dengan Universal Testing Machine (UTM), Laboratorium Teknik Informatika dengan server computing berkapasitas tinggi, serta Laboratorium Teknik Kimia dengan standar keselamatan internasional.
“Investasi besar dalam infrastruktur laboratorium ini bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, tetapi merupakan langkah strategis untuk memposisikan Unmuh Kendari sebagai institusi pendidikan teknik terdepan di kawasan Sulawesi Tenggara,” jelas Prof. Bambang Sutrisno dalam sambutan pembukaan yang penuh semangat.
### Latar Belakang Pembangunan
Keputusan pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu muncul dari evaluasi mendalam yang dilakukan pihak universitas sejak tahun 2023. Saat itu, Fakultas Teknik menghadapi keterbatasan signifikan dalam kapasitas laboratorium yang sudah berusia lebih dari 15 tahun. Peralatan laboratorium lama tidak dapat mendukung kurikulum berbasis kompetensi industri 4.0, dan ruang kerja praktikum mahasiswa menjadi sangat terbatas, dengan rasio mahasiswa-peralatan mencapai 1:8.
Isu ini menjadi perhatian khusus setelah akreditasi program studi teknik pada 2023 mendapat saran perbaikan terkait infrastruktur laboratorium. Tim rektoral kemudian membentuk task force untuk merancang fasilitas laboratorium yang memenuhi standar internasional dan relevan dengan kebutuhan industri lokal maupun nasional.
“Kami melakukan riset pasar dan benchmarking ke universitas teknik terkemuka di Indonesia seperti ITB, Universitas Indonesia, dan Universitas Diponegoro untuk memastikan desain laboratorium kami tidak kalah kompetitif,” ungkap Dr. Ing. Slamet Priyanto, Dekan Fakultas Teknik.
Perencanaan proyek dimulai pada kuartal terakhir 2023, dengan melibatkan konsultan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memastikan standar keselamatan dan efisiensi energi. Proses tender dan seleksi kontraktor memakan waktu lima bulan, dengan dipilihnya PT Mitra Konstruksi Nusantara sebagai kontraktor utama.
### Spesifikasi dan Fitur Inovatif
Bangunan berlantai tiga ini dirancang dengan arsitektur ramah lingkungan, menerapkan konsep green building dengan panel surya kapasitas 50 kilowatt, sistem rainwater harvesting, dan ventilasi alami yang optimal. Total luas bangunan mencapai 4.200 meter persegi, dilengkapi dengan ruang kontrol terpusat, ruang penyimpanan peralatan, dan fasilitas pendukung lainnya.
Salah satu fitur unggulan adalah sistem manajemen laboratorium berbasis teknologi cloud yang memungkinkan mahasiswa melakukan booking peralatan secara online, monitoring kondisi peralatan real-time, dan akses data hasil eksperimen dari mana saja. Sistem ini dikembangkan oleh tim programmer dari Laboratorium Teknik Informatika Unmuh Kendari sendiri.
“Teknologi manajemen laboratorium yang kami implementasikan adalah hasil inovasi internal. Ini membuktikan bahwa mahasiswa dan dosen kami mampu menciptakan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan institusi,” kata Dr. Ing. Tri Haryanti, S.T., M.T., Kepala Laboratorium Teknik Informatika, saat mendemonstrasikan aplikasi manajemen laboratorium kepada peserta peresmian.
Setiap laboratorium dilengkapi dengan standar keselamatan kerja internasional, termasuk emergency shower, fire suppression system otomatis, exhaust system berlapis, dan emergency response kit. Semua peralatan utama dilengkapi dengan warranty tiga tahun dan layanan maintenance dari vendor resmi.
### Peran Strategis Pembangunan
Pembangunan infrastruktur ini menandai komitmen serius Unmuh Kendari dalam meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja. Fakultas Teknik Unmuh Kendari saat ini menampung 1.247 mahasiswa aktif yang tersebar di enam program studi: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Informatika, Teknik Kimia, dan Teknik Lingkungan.
Berdasarkan data penelusuran lulusan 2024, tingkat penempatan kerja lulusan Fakultas Teknik mencapai 78 persen dalam enam bulan setelah kelulusan. Namun, feedback dari industri menunjukkan bahwa lulusan masih memerlukan pelatihan tambahan untuk menguasai teknologi manufaktur dan sistem otomasi terkini.
“Dengan laboratorium baru ini, kami dapat memberikan pengalaman praktis yang lebih dekat dengan realitas industri. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi benar-benar terlibat dengan mesin-mesin yang mereka temui di dunia kerja,” tambah Prof. Bambang Sutrisno.
### Dampak Bagi Ekosistem Pendidikan
Direktur Akademik Unmuh Kendari, Dr. H. Muh. Yusuf, S.H., M.H., memproyeksikan bahwa investasi infrastruktur ini akan berdampak positif dalam beberapa aspek. Pertama, peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih terstruktur dan berbasis kompetensi. Kedua, peningkatan jumlah penelitian dan publikasi ilmiah dari dosen dan mahasiswa. Ketiga, peluang kerjasama dengan industri dan lembaga riset eksternal akan semakin membuka.
“Kami telah menerima komitmen dari PT Indonesia Power Unit Kendari untuk melakukan live project di laboratorium kami, di mana mahasiswa akan terlibat langsung dalam troubleshooting sistem pembangkit listrik. Ini adalah pengalaman belajar yang tidak ternilai harganya,” jelas Dr. Yusuf dalam diskusi pers setelah acara peresmian.
Selain itu, fasilitas ini juga direncanakan akan digunakan untuk program pelatihan masyarakat dan UMKM di bidang teknik. Unmuh Kendari telah menjalin kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk menyelenggarakan program pelatihan industri 4.0 bagi pelaku usaha lokal.
### Tantangan dan Peluang
Meskipun pembangunan telah selesai, pihak universitas mengakui masih ada tantangan dalam operasionalisasi fasilitas. Salah satunya adalah penyediaan tenaga laboran terlatih yang cukup. Saat ini, Unmuh Kendari merekrut lima orang laboran baru dengan latar belakang teknik dan sertifikasi keselamatan kerja internasional.
“Kami berkomitmen untuk mengadakan pelatihan berkelanjutan bagi laboran dan dosen tentang pengoperasian peralatan, pemeliharaan, dan protokol keselamatan kerja. Investasi pada sumber daya manusia sama pentingnya dengan investasi infrastruktur,” tegas Dr. Slamet Priyanto.
Tantangan lain adalah pendanaan berkelanjutan untuk operasional dan pemeliharaan peralatan. Unmuh Kendari telah mengalokasikan dana operasional laboratorium sebesar Rp 800 juta per tahun, dengan rencana untuk meningkatkannya menjadi Rp 1,2 miliar pada tahun 2027.
Namun, peluang juga terbuka lebar. Dosen-dosen Fakultas Teknik saat ini mengajukan proposal penelitian yang memanfaatkan fasilitas laboratorium baru kepada berbagai lembaga pendanaan penelitian seperti BRIN, Kementerian Pendidikan Tinggi, dan organisasi filantropi. Projek penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi produk dan jasa yang bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.
### Visi Jangka Panjang
Rektor Unmuh Kendari mengumumkan bahwa pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu ini merupakan fase pertama dari rencana pengembangan infrastruktur yang lebih besar. Fase kedua akan mencakup pembangunan Innovation Hub dan Center of Excellence untuk penelitian terapan di bidang energi terbarukan, yang direncanakan akan dimulai pada 2027.
“Kendari memiliki potensi besar di sektor energi terbarukan, terutama energi laut dan panel surya. Kami ingin Unmuh Kendari menjadi pusat penelitian dan pengembangan energi terbarukan yang diakui secara nasional dan internasional,” ungkap Prof. Bambang Sutrisno dengan visi yang jelas.
Untuk mendukung terwujudnya visi ini, Unmuh Kendari sedang aktif menjalin kerjasama dengan universitas di luar negeri, termasuk universitas di Malaysia, Thailand, dan Jepang, untuk program pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan transfer teknologi.
### Testimoni dari Mahasiswa
Mahasiswa Teknik Mesin semester delapan, Muhammad Rizki Pratama, mengekspresikan antusiasmenya terhadap fasilitas baru. “Selama ini, kami sering menunggu giliran untuk menggunakan mesin CNC karena peralatan terbatas. Dengan laboratorium baru ini, setiap mahasiswa bisa mendapat porsi waktu praktik yang lebih besar. Ini akan membuat kami lebih siap memasuki dunia kerja,” ujarnya optimis.
Sementara itu, mahasiswa Teknik Elektro semester enam, Nabila Maharani Putri, sangat terkesan dengan simulator sistem tenaga listrik. “Simulator ini mirip dengan sistem yang ada di perusahaan listrik nyata. Kami bisa belajar mengatasi berbagai gangguan sistem dan memahami cara kerja grid listrik tanpa perlu khawatir terjadi kesalahan yang berbahaya,” tambah Nabila.
### Penutup
Peresmian Gedung Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari pada 9 April 2026 menandai momentum penting dalam perjalanan institusi menuju kesukselan pendidikan tinggi teknik yang berkualitas dan relevan. Investasi sebesar Rp 47 miliar ini bukan sekadar pengeluaran, tetapi merupakan bentuk kepercayaan kepada generasi muda Indonesia untuk mengembangkan potensi akademik dan profesional mereka.
Dengan fasilitas yang modern, tenaga pengajar yang berkualitas, serta komitmen penuh dari manajemen universitas, Fakultas Teknik Unmuh Kendari memiliki fondasi yang kuat untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri 4.0. Seiring dengan rencana pengembangan fase berikutnya, institusi ini terus membuktikan peran penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan inovasi di Sulawesi Tenggara.
Masyarakat, khususnya kalangan industri dan pemerintah daerah, sangat mengharapkan kontribusi nyata dari Unmuh Kendari melalui lulusan, penelitian, dan inovasi yang dapat meningkatkan daya saing ekonomi regional. Peresmian fasilitas laboratorium ini adalah langkah konkret menuju terwujudnya harapan tersebut.
—
Penulis: Tim Jurnalis Kampus | Editor: Bagian Publikasi dan Hubungan Masyarakat Unmuh Kendari